Kamis, 23 Mei 2024
  • Assalamualaikum, wr. wb. Selamat datang di Website RESMI SMP Muda Inovasi Kota Malang

WORKSHOP PEMBUATAN BATIK

Foto bersama dengan menampilkan hasil membatik

Foto bersama dengan menampilkan hasil membatik

Selasa, 23 Januari 2024 SMP Muhammadiyah 2 Inovasi Malang menghadiri acara “Malang Nggeber Cerita” yang merupakan acara pameran 57 selendang bermotif stilasi baru dari kelurahan di Kota Malang. Kegiatan ini dilaksanakan di Lantai 4 Gedung Malang Creative Center dan pada hari ini siwa-siswi SMP Muhammadiyah 2 Malang menghadiri workshop yang telah memasuki tahun ketiga, yaitu: “Jelang Julang 3 oleh Hamparan Rintik, Batik Blimbing dan Griya Madukara”. Pada kegiatan awal siswa-siswi SMP Muhammadiyah 2 Malang diperkenalkan mengenai ECOSHIBOTIK yang merupakan kepanjangan dari ecoprint-shibori-batik. Selendang-selendang yang digunakan pada pameran kali ini memadukan tiga teknik, yaitu cetak alam atau ecoprint, shibori atau jumputan dan batik tulis.
Tidak hanya dijelaskan mengenai ECOSHIBOTIK tetapi siswa-siwi SMP Muhammadiyah 2 Malang juga dijelaskan mengenai filosofi dari jelang julang. Jelang sendiri memiliki arti menyambut,sedangkan julang memiliki makna tinggi. Sehingga filosofi dari kegiatan ini adalah menyambut harapan dan optimisme. Selendang-selendang yang dipamerkan antara lain: selendang dari kecmatan Lowokwaru, kecamatan Purwantoro, kecamatan Kedungkandang, dan lain sebagainya. Setelah menghadiri pameran batik, siswa-siswi melakukan workshop membuat batik cap hingga proses pewarnaan. Proses awal sebelum membuat batik siswa-siswi diperkenalkan mengenai alat-alat dan bahan baku dalam membatik. Pada kesempatan kali ini siswa-siswi membuat batik cap menggunakan media kayu yang sudah diukir sehingga memiliki motif hewan domba kemudian dicelupkan ke wajan yang berisikan lilin yang sudah cair, kemudian dicap kepada kain yang tersedia.

Siswa membuat batik dengan teknik ecoprint

Siswa membuat batik dengan teknik ecoprint

Setelah melalui proses tersebut, siswa-siswi memberikan nama pada kain tersebut menggunakan alat untuk membatik, yaitu canting. Agar kain memiliki warna yang menarik, maka dilakukan proses pewarnaan. Langkah awal dalam proses pewarnaan ini ialah merendamkan kain kedalam air, agar kain basah dan tidak kaku, selanjutkan memasukkan kain ke wadah yang berisikan warna untuk dilakukan proses pewarnaan. Pada kesempatan ini siswa-siswi terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok yang pertama mendapatkan warna orange dan kelompok kedua mendapatkan warna kuning. Proses pewarnaan ini dilakukan sebanyak dua kali. Namun pada proses pewarnaan yang kedua, dimulai dari orang terakhir yang melakukan proses pewarnaan pada tahap pertama dikelompok tersebut, dan orang yang melakukan proses pewarnaan pertama pada tahap pertama menjadi yang terakhir. Dengan adanya kegiatan workshop ini siswa-siswi dapat mengetahu proses pembuatan batik cap, dan dapat mengetahui salah satu budaya kebanggaan Indonesia. (HUMAS SMP INOVASI)

Pembuatan nama pada karya batik dengan menggunakan canting

Pembuatan nama pada karya batik dengan menggunakan canting

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR
error: Maaf !!