
Malang, 25 November 2025 — Program Tahfidz SMP Muhammadiyah 2 Malang kembali menorehkan prestasi dan komitmen dalam pembinaan Al-Qur’an melalui pelaksanaan Ujian Tasmi’ bagi siswa kelas 9. Kegiatan yang digelar pada 25 November 2025 itu diikuti oleh seluruh siswa program tahfidz sebagai bentuk evaluasi akhir capaian hafalan selama tiga tahun pembelajaran. Tahun ini, pelaksanaan ujian mendapat perhatian khusus dengan hadirnya tim penilai resmi dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang.
Ujian tasmi’ berlangsung dalam suasana tertib dan khidmat. Para siswa diuji secara langsung mengenai hafalan Al-Qur’an sesuai target juz yang telah mereka capai, mulai dari kelancaran, ketepatan makhraj, tajwid, hingga ketenangan dalam menyetorkan hafalan di hadapan penguji.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Malang, Supriyanto, S.PdI, M.Pd menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini serta apresiasi terhadap Kemenag yang bersedia hadir sebagai mitra evaluasi.
“Ujian Tasmi’ ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi menjadi tonggak kualitas pembinaan tahfidz di sekolah kami. Kehadiran Kemenag memberikan nilai tambah berupa penilaian yang profesional dan objektif, sekaligus menjadi motivasi bagi siswa untuk lebih serius dalam menjaga hafalan,” ujarnya.
Tim penilai dari Kemenag terdiri dari enam penguji yang berkompeten dalam bidang tahfidz dan ilmu qira’ah. Mereka menilai langsung performa setiap siswa serta memberikan catatan

Selama ujian, setiap siswa kelas 9 tampil bergiliran menyetorkan hafalan di hadapan dewan penguji. Beberapa siswa terlihat tegang namun mampu menunjukkan performa terbaik.
Koordinator Program Tahfidz, Dzikru Izzuddin, S.Pd, menegaskan bahwa ujian ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang para siswa dalam menjaga kalamullah.
“Tasmi’ adalah momen evaluasi, tetapi yang terpenting adalah bagaimana anak-anak tetap istiqamah setelah ini. Kami berharap mereka menjadi generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal, tetapi juga berakhlak mulia,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya ujian tasmi’ ini, SMP Muhammadiyah 2 Malang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak siswa yang unggul dalam akademik sekaligus memiliki kecintaan mendalam kepada Al-Qur’an. Sekolah berharap kerja sama dengan Kemenag dapat terus dilanjutkan demi meningkatkan mutu pendidikan tahfidz di masa mendatang. (HUMAS SMP INOVASI)










